SOLO BATIK CARNIVAL 2010

Solo Batik Carnival (SBC)  adalah karnaval dengan menggunakan costum yang berbahan dasar Batik dengan  berbagai macam kreasi dan model. SBC ini sudah ada dari 2008, 2009, sampai sekarang 2010.

Solo Batik Carnival (SBC)  pada tanggal 19-20 Februari 2010 sukses mengikuti Festival Chingay di Singapura dan, juga tampil pada pesta budaya Tong-Tong di Den Haag, Belanda, pertengahan April 2010.

Pada ajang internasional tersebut  di harapkan dapat “Mempromosikanlah potensi Solo sehingga para wisatawan yang ada di mancanegara  itu tertarik kepada budaya Solo dan mau datang kemari untuk menikmati keindahan seni budaya yang ada di kota Solo

Sumber : http://www.bengawansolo.net/event-solo/132-event-solo-batik-carnival-2010.html

20 Negara Ramaikan Solo Batik Carnival 2010

sbc3-bahtiar2385

Sebanyak 20 negara peserta Asia Pacific Ministerial Conference on Housing and Urban Development (AMCHUD) ke-3 ikut meramaikan Solo Batik Carnival ke-3, pada hari Rabu tanggal 23 Juni 2010 disepanjang jalan Slamet Riyadi Solo. Pertunjukan rutin tahunan itu pun terasa istimewa.

Negara-negara yang ikut ambil bagian antara lain Iran, Laos, Fiji, Kamboja, Brunei, Oman, Iran, Maldipes, Thailand, Srilanka, Malaysia, Buton, Afghanistan, India, Qatar, Palestina, Armenia, dan Yordania.

Para delegasi itu mengikuti kirab dengan menaiki kereta kuda. Di sepanjang perjalanan mereka senantiasa melemparkan senyum dan melambaikan tangan kepada ribuan warga Solo yang memadati Jalan Slamet Riyadi.

Solo Batik Carnival kali ini bertema sapu jagat. Sebanyak 316 busana karnival berbahan batik dipamerkan dalam kesempatan itu. Sesuai tema, busana yang dipertontonkan mengambil bentuk beragam hewan dan tumbuhan.

Pelepasan rombongan karnaval dilakukan oleh Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Suharso Monoarfa bersama Wali Kota Solo Joko Widodo dan Wakil Wali Kota Hadi Rudyatmo. Setelah itu, peserta berjalan kaki menuju Pasar Ngarsapura. Di sepanjang perjalanan sejauh tiga kilometer itu para peserta tidak henti-hentinya menyuguhkan tari-tarian.

“Batik adalah kekayaan budaya adiluhung bangsa ini. Karena itu, sudah semestinya dilestarikan. Saya sangat salut dengan upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kota Solo ini,” kata Suharso dalam sambutan singkatnya.

Ia berharap pagelaran Solo Batik Carnival yang bersamaan dengan penyelenggaraan APMCHUD dapat membuat nama Solo semakin terkenal di dunia internasional.

Sumber : http://www.mediaindonesia.com/read/2010/06/23/151022/124/101/20-Negara-Ramaikan-Solo-Batik-Carnival

Perihal bosbatik
Butik Online Serba Batik - Solo, Jawa Tengah, Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: